Being Productive With Brush Lettering
- Oct 16, 2016
- 3 min read


Oke deeeh aku cerita aja kali ya hihi.
Dari kecil aku emang tertarik sama dunia crafting, jadi I literally do anything that related to art and crafting. Misal nih aku dulu suka banget bikin DIY stuff sampe sekarang. Aku suka buka tumblr dan Pinterest and I do have a tumblr account dedicated to my writings and stuffs.
Sebenernya awal mula suka brush lettering ini sejak SMA sih. Setiap buku tulis yang aku punya pas SMA pasti ada doodle dan tulisan-tulisan typography di halaman paling belakang (karena paling depan harus rapi so I doodled bagian belakangnya aja) and my friends always think that I am an artsy kind of person. Terus, waktu kuliah baru bener bener pengen menyeriusi lettering pake real brush. Karena dulu aku pake nya spidol sama bolpoin khusus doodle. Kalau untuk lettering yang aku pelajarin ini, media nya adalah sketchbook. Aku pakai sketchbook kertas warna putih sama yang warna hitam, koi watercolor yang 12 colours, sama aku banyak pakai segala jenis brush (yang penting kecil dan bulu nya lembut), sama aku pakai calligraphy pen. Semua alat aku beli sebagian besar di Gramedia, dan ada juga yang beli di online shop karena memang harus import.
Waktu liburan semester 5 kemarin, aku mulai ada free time to learn how to brush lettering. Pertama nya aku cari tutorialnya di Youtube. And well, it didn't magically turn me out to be a pro. I did soooo many mistakes until I discovered my own lettering style. Jadi walaupun aku otodidak, aku tetep ada trial and error dalam nemuin style lettering ku. Karena style font lettering kita ga bisa sama persis sama tutorial yang kita lihat. So for newbies out there, kalian harus bersabar dulu dan latihan terus untuk nemuin your own lettering style.
Barulah setelah aku tau style mana yang cocok buat aku, aku langsung semangat banget bikin banyak karya. Dan yang bikin aku senang adalah, people do appreciate karya aku banget. Mereka suka, dan malah request quote versi mereka buat dibikinin lettering sama aku. I am more than happy doing that! Dan aku jadi mikir, aku emang harus punya skill or at least being a productive college student yang feed instagram nya ga ootd mulu :p (just kidding) Jadi setelah tau how to take a pic a lettering art (yang mostly aku pake gaya flatlays untuk foto lettering aku) aku jadi bersemangat banget unuk ngerapiin feed instagram, yang sekalian bisa dijadiin portfolio untuk ngelamar pekerjaan nanti. Yeah, portfolio tersebut akan sangat penting buat aku since I want to work in creative industry whatever the place will be.
Dan sampai sekarang, in my free time aku selalu nyempetin diri untuk bikin at least 3 lettering art dalam seminggu. Hal itu aku lakuin biar style lettering ku ngga tiba tiba messy karena kelamaan ngga bikin lettering. Oiya, aku juga udah mulai merambah dunia journaling. Nah lettering art ku sekarang kebanyakan pake media jurnal. Karena lebih bisa dibawa kemana-mana since aku udah semester akhir and I do not have free time as much as I did before.
Untuk lettering di media jurnal, aku pakai spidol atau ga bolpoin doodle (yes, I got back to where I was). Tapi jangan salah, aku juga mulai pakai cat air juga. Walaupun kertas di dalam jurnal ngga setebel sketchbook, tapi cat air tetap bisa diaplikasikan di kertas jurnal.
What I love is what I do. Aku seneng banget bisa punya hobby lettering karena selain it releases all stress in my mind, lettering juga bisa sebagai additional skill yang bisa dibanggain. Misal, aku seneng bisa di repost Gogirl! atau akun yang lettering yang udah terkenal, kolaborasi, ataupun diminta untuk sharing pengalaman kaya gini. Yeah so it brings it own happiness! :)
Buat kalian yang pengen banget belajar lettering tapi ga bisa, worrying isn't the answer. Karena lettering menurutku bukan skill yang bawaan. Lettering bisa kamu kuasai kalau kamu tekun dan rajin latihan. Cari references dan inspirasi untuk memperkaya pengetahuan kamu tentang warna dan gaya tulisan. And no, being a skillful brush letter-er ngga harus punya daily handwriting yang rapih. Karena handwriting ku kadang ngasal dan ancur, it doesn't affect my lettering style. Let's try lettering, or go discover your own hobby because it's important to have a hobby. It does affect your personality and way of thinking. I hope you find one, Cherrios!
Data diri :
Nama : Sylvana Oktia Susaningtyas Alamat : Surakarta, Indonesia TTL : Wonogiri, 6 Oktober 1995 Univ : Universitas Sebelas Maret Jurusan : Ilmu Komunikasi










Comments