My Handlettering
- Oct 16, 2016
- 2 min read


Aku mau berbagi sedikit cerita tentang hobiku, yaitu membuat Handlettering. Sebelumnya, handlettering itu bisa di artikan sebagai seni melukis indah. Bisa dilakukan dengan cara digital ataupun manual. Handlettering ini bisa di masukkan dalam kategori Typography juga lho, tapi kalau font Handlettering lebih "natural" dan lebih free style, nggak kaku atau harus mengikuti aturan-aturan atau pakem-pakem jadi seperti tulisan tangan yang di indah-indahkan gitu deeeh hehehe :D

Bagaimana awalnya aku bisa melakukan hobi ini?
Pada dasarnya aku memang hobi corat-coret dari SD, nggak tahan kalau melihat kertas kosong :D entah itu tulisan ataupun gambar. Untuk Handlettering ini baru aku tekuni dari awal tahun 2016, saat itu aku melihat salah satu account instagram dari Indonesia yang membuat tulisan seperti itu. Dalam hati, "wah bagus banget, coba ah belajar bikinnya". Kemudian aku langsung melihat tutorial Handlettering di berbagai social media seperti Youtube, Instagram ataupun Pinterest. Beberapa letterer yang aku ikuti di Instagram adalah: @asti_husain @seeangieart @kellycreates @forwetfeet @gladysstories dan lain-lain. Awalnya, aku sama sekali nggak punya alat-alat. Aku ingat, saat itu aku hanya punya 1 kuas kecil dan beberapa cat acrylic. Bermodal nekad dan alat seadanya, aku sangat excited membuat karya Handlettering pertamaku.
Hasilnya? Fyuh.. Masih berantakkan dan kurang bagus :') tetapi dengan modal nekat (lagi dan lagi) aku memposting karya pertamaku di account Instagramku.
Hebatnya, hobi ini membuatku ketagihan sampai sekarang. Aku jadi lebih sering belajar lewat video tutorial di Instagram & Youtube / browsing di Pinterest. Pengetahuanku tentang Handlettering semakin meluas. Aku jadi tahu teknik, font baru, cara mengkombinasikan huruf dan sebagainya. Saat ini alat-alat Handletteringku juga bisa dibilang lumayan banyak, seperti: brushpen, fine tip, watercolor, detail brush, spidol, dan lain-lain. Dalam segi penggunaan alat untuk menulis Handlettering, aku akui menggunakan brush pen/spidol lebih mudah dibandingkan menggunakan brush watercolor. Karena berbentuk puplen, jadi tangan kita lebih leluasa menggunakannya.

Karya-karyaku pun saat ini bisa dibilang sudah lumayan banyak, aku lebih sering memposting di Instagram dan mendapat banyak likes hihihihi
Tak sedikit teman yang meminta untuk dibuatkan tulisan dari tanganku, tak sedikit juga aku "dibayar" oleh mereka. Hobi yang dapat menguntungkan itu seru lho! :) Majalah Gogirl! juga sering me-regram foto Handletteringku dan tentu saja hal itu membuat aku semakin semangat untuk berkarya dan belajar lebih banyak lagi.
Tips dari ku jika kamu ingin memulai atau sekedar ingin tahu tentang Handlettering, jangan pernah takut untuk mencoba. Ketika baru belajar lettering, memang sebaiknya kita membiasakan memegang pena terlebih dahulu. Karena kuncinya adalah terbiasa atau nggaknya kita mengendalikan pena tersebut. Jangan pernah takut kalau karyamu itu jelek. Suatu karya itu tidak ada pernah yang jelek. Percaya diri saja bahwa kamu sudah berusaha semampu kamu, orang lain pun melihat nya akan senang. Terus belajar dan mencari tahu hal-hal baru. Video tutorial Handlettering bertebaran banyak di Youtube & Instagram kok, dengan banyak melihat dan latihan; dijamin pasti kamu bisa! :D Oh ya, dalam segi pengambilan foto juga nggak kalah penting lho. Kalau karyamu sudah bagus tetapi pengambilan foto mu kurang, kan jadi tidak "sepaket". Agar bisa Instagram-able gitu lhooo hehehe :D
Agar lebih terasa mudah, mulailah dengan menulis huruf abjad dari A-Z (contohnya bisa kamu lihat di google). Kalau sudah terbiasa, pasti akan jadi mudah untuk meneruskannya.
Nah ini aku kasih beberapa hasil karya Handlettering ku ya :)






Gimana? Seru kan kelihatannya? Lebih seru lagi kalau langsung mencoba. Semoga bisa menginspirasi kamu semua ya! :)
Cheers! <3










Comments